SMSI Way Kanan Soroti Potensi Kecurangan Absensi Elektronik ASN, Desak Evaluasi Total

| 𝕿𝖊𝖗𝖎𝖒𝖆𝖐𝖆𝖘𝖎𝖍 𝕵𝖆𝖉𝖎 𝕻𝖊𝖒𝖇𝖆𝖈𝖆 𝕾𝖊𝖙𝖎𝖆.

Bagikan berita ini :
Listen to this article

Way Kanan(THE NET 24) –  Ketua SMSI Kabupaten Way Kanan, Yoni, mendesak Bupati Way Kanan segera mengevaluasi total sistem absensi elektronik ASN. Desakan ini muncul setelah dugaan penyalahgunaan sistem absensi oleh oknum ASN agar tetap tercatat hadir dan menerima tunjangan kinerja penuh meski tidak berada di kantor.

Dugaan tersebut menguat setelah Kepala Badan Kesbangpol Way Kanan mengakui bawahannya tercatat hadir di sistem, namun kerap tidak ada di ruang kerja saat jam dinas. Hal senada diungkap salah satu Kepala Bidang di dinas lain yang menyebut praktik “akali absensi” sudah jadi rahasia umum di lingkungan ASN Way Kanan.

“Dari pernyataan Kaban Kesbangpol dan pengakuan Kabid, ASN hadir sesuai absensi, tapi kenyataannya menurut rekan kerja mereka jarang di kantor. Bahkan banyak ASN mengakali absensi agar tetap dapat tunjangan penuh,” tegas Yoni, Jumat 31 Mei 2026.

Menurut Yoni, sistem absensi seharusnya jadi alat penegakan disiplin, bukan celah memanipulasi kehadiran. Negara berpotensi rugi karena tunjangan kinerja tetap dibayar penuh meski ASN tidak bekerja maksimal.

“Kami berharap Bupati meninjau ulang sistem absensi karena diduga disalahgunakan oknum tertentu. Pemkab Way Kanan perlu mencontoh langkah tegas daerah lain seperti Brebes yang pernah menindak ribuan ASN terkait manipulasi absensi elektronik,” lanjutnya.

SMSI Way Kanan menegaskan akan mengawal isu ini sebagai bagian dari fungsi kontrol pers terhadap tata kelola pemerintahan. Publik kini menunggu langkah tegas Pemkab Way Kanan agar disiplin ASN benar-benar tegak dan tidak merugikan keuangan negara. (DBS)

Dilaporkan oleh : Pimpinan Redaksi