Peringati HUT BNN, Lampung Timur Gaungkan “Kolaborasi Harmoni, Berantas Narkoba, Bupati Ela Siti Nuryamah: Gerakkan “Jihad Jempol” Lawan Narkoba Lewat Medsos

| 𝕿𝖊𝖗𝖎𝖒𝖆𝖐𝖆𝖘𝖎𝖍 𝕵𝖆𝖉𝖎 𝕻𝖊𝖒𝖇𝖆𝖈𝖆 𝕾𝖊𝖙𝖎𝖆.

Bagikan berita ini :
Listen to this article

Lampung Timur(THE NET 24) – Semangat kebersamaan menggema di Kantor Badan Narkotika Nasional Kabupaten Lampung Timur, Kamis 30/4/2026, dalam gelaran Kolaborasi Harmoni yang diselenggarakan untuk memperingati Hari Ulang Tahun BNN.

Kegiatan ini menegaskan bahwa upaya pemberantasan narkoba tidak bisa dilakukan sendiri, melainkan harus melibatkan seluruh elemen masyarakat.

Acara dihadiri langsung Bupati Lampung Timur Ela Siti Nuryamah, Sekretaris Daerah Rustam Effendi, jajaran kepala organisasi perangkat daerah, Plt Direktur RSUD Ahmad Hanafiah, serta tamu undangan dari kalangan mahasiswa, komunitas, hingga pegiat sosial.

Kepala BNN Kabupaten Lampung Timur Maman Permana menekankan pentingnya sinergi lintas sektor dalam memerangi narkotika. Kolaborasi ini melibatkan berbagai komunitas, mulai dari pegiat sejarah, komunitas kopi, hingga pegiat perempuan.

“Melalui kegiatan ini, kami ingin bersama-sama mewujudkan Lampung Timur yang bersih dari narkoba. Ini harus dimulai dari sekarang dan dari diri kita sendiri,” ujarnya.

Maman juga memperkenalkan program Ananda Bersinar (Aksi Nasional Anti Narkotika) yang menyasar generasi muda sejak usia dini. Dalam kegiatan tersebut, anak-anak taman kanak-kanak turut dihadirkan sebagai bagian dari edukasi awal tentang bahaya narkoba.

Sementara itu, Bupati Lampung Timur Ela Siti Nuryamah mengajak seluruh pihak untuk aktif melakukan kampanye anti narkoba, khususnya dengan memanfaatkan media sosial.

“Kita tidak bisa hanya mengandalkan BNN. Harus ada kolaborasi. Kampanye harus masif, kreatif, dan dekat dengan anak muda. Gunakan media sosial seperti TikTok, Instagram, dan Facebook sebagai sarana edukasi,” tegas Bupati.

Bupati mendorong lahirnya gerakan “jihad jempol”, yakni kampanye digital yang dilakukan secara serentak oleh generasi muda untuk menyebarkan pesan anti narkoba tanpa membutuhkan biaya besar.

Selain itu, Bupati menyoroti pentingnya pengawasan terhadap faktor-faktor yang berpotensi memicu penyalahgunaan narkoba, termasuk aktivitas hiburan malam. Pemerintah daerah akan meninjau ulang kebijakan terkait hal tersebut guna meminimalisir risiko.

Kegiatan Kolaborasi Harmoni 2026 turut melibatkan mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi, organisasi kepemudaan, serta duta anti narkoba. Mereka diharapkan menjadi garda terdepan dalam menyebarkan kesadaran dan mengajak masyarakat, khususnya generasi muda, untuk menjauhi narkoba.

Dengan mengusung semangat gotong royong dan satu frekuensi, Kolaborasi Harmoni 2026 menjadi momentum penting dalam memperkuat komitmen bersama menuju Lampung Timur yang bersih dari narkoba.

“Jaga diri, jaga keluarga, dan jaga masa depan dari ancaman narkoba,” pesan Bupati menutup sambutannya sekaligus membuka secara resmi kegiatan tersebut. (DBS)

Dilaporkan oleh : Pimpinan Redaksi