JAKARTA – (THE NET 24) – Pemerintah Kabupaten Lampung Timur terus memperkuat pembangunan berkelanjutan dengan menjajaki implementasi program _Water Energy Food Security for Regional Integrated Development_ WEFSRID atau Keamanan Air, Energi, dan Pangan untuk Pembangunan Daerah Terpadu, Selasa 9/6/2026.
Komitmen itu ditunjukkan lewat audiensi yang dipimpin langsung Bupati Lampung Timur Hj. Ela Siti Nuryamah, http://S.Sos.I., M.E., M.A.P bersama jajaran OPD terkait dengan Direktorat Jenderal Bina Pembangunan Daerah Ditjen Bina Bangda Kementerian Dalam Negeri Kemendagri.
Bupati Ela didampingi Kepala Bappeda, Plt Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang PUPR, serta Plt Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Tanaman Pangan dan Hortikultura TPHP. Rombongan diterima Direktur Perencanaan, Evaluasi dan Informasi Pembangunan Daerah PEIPD Ditjen Bina Bangda Kemendagri Iwan Kurniawan, S.T., M.M.
Audiensi khusus membahas peluang implementasi WEFSRID di Lampung Timur. Daerah ini dinilai punya potensi besar di sektor pertanian, sumber daya air, dan pengembangan energi berkelanjutan.
WEFSRID adalah inisiatif pembangunan yang mengintegrasikan pengelolaan air, energi, dan pangan dalam satu kerangka pembangunan daerah terpadu. Konsep ini dinilai penting menjawab tantangan pembangunan sekaligus memperkuat ketahanan daerah jangka panjang.
Sebagai salah satu lumbung pangan di Provinsi Lampung, Lampung Timur punya posisi strategis mendukung program nasional ketahanan pangan, pengelolaan sumber daya air, serta pengembangan energi berkelanjutan.
Bupati Ela menegaskan komitmen Pemda menyelaraskan dokumen perencanaan pembangunan dengan arah kebijakan nasional, terutama sektor ketahanan air, kemandirian energi, dan kedaulatan pangan.
βKami berharap audiensi ini jadi pintu masuk asistensi dan supervisi Kemendagri mengawal WEFSRID di Lampung Timur. Integrasi pembangunan harus beri dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat dan dorong pertumbuhan ekonomi daerah,β ujar Bupati Ela.
Menurutnya, kolaborasi pusat-daerah jadi kunci agar program strategis nasional diterjemahkan jadi kebijakan efektif dan tepat sasaran di daerah.
Direktur PEIPD Ditjen Bina Bangda Kemendagri Iwan Kurniawan mengapresiasi langkah proaktif Pemkab Lampung Timur membangun komunikasi terkait WEFSRID.
Ia menegaskan Ditjen Bina Bangda siap dukung lewat fasilitasi, evaluasi, hingga penguatan koordinasi lintas kementerian/lembaga agar perencanaan program sejalan dengan target pembangunan nasional.
βDukungan ini penting agar program tidak hanya terintegrasi administratif, tapi juga beri manfaat konkret bagi masyarakat serta perkuat ketahanan pembangunan daerah,β ujar Iwan.
Audiensi ini jadi langkah awal memperkuat sinergi pusat-daerah mendorong pembangunan berorientasi ketahanan air, energi, dan pangan sebagai fondasi pembangunan berkelanjutan di Lampung Timur. (DBS)