Bupati Ela: 227 Ponpes di Lamtim Pilar Generasi Berakhlak, Perda Pesantren Jadi Kado Hari Santri

| π•Ώπ–Šπ–—π–Žπ–’π–†π–π–†π–˜π–Žπ– π•΅π–†π–‰π–Ž π•»π–Šπ–’π–‡π–†π–ˆπ–† π•Ύπ–Šπ–™π–Žπ–†.

Bagikan berita ini :
Listen to this article

Lampung Timur – (THE NET 24) – Bupati Lampung Timur Ela Siti Nuryamah menegaskan 227 pondok pesantren di Lampung Timur berperan penting membentuk generasi berilmu, berakhlak, dan berjiwa kebangsaan. Hal itu disampaikan saat menjadi inspektur upacara Hari Santri Nasional 2026.

Upacara digelar di halaman Kantor Pemkab Lampung Timur, Kamis (22/10/2026), diawali istigasah dan dihadiri Forkopimda, pimpinan ponpes, alim ulama, dan GP Ansor.

Menurut Ela, ponpes bukan hanya tempat ilmu agama, tapi pembentuk karakter dan semangat kebangsaan menuju Indonesia Emas 2045. Tanpa peran ulama dan santri, Pemkab tidak bisa berdiri kokoh.

“Tanpa pondok pesantren, tanpa santriwan-santriwati, tanpa para alim ulama, pemerintah daerah belum bisa berdiri dengan kokoh,” tegas Ela.

Dukungan diwujudkan lewat pengesahan Perda tentang Penyelenggaraan Pondok Pesantren bersama DPRD. Perda ini disebut sebagai kado Hari Santri 2026 untuk mendorong pemberdayaan, kemandirian, dan kesejahteraan pesantren.

“Ini menjadi kado di Hari Santri tahun 2026. Ke depan, Kemenag, ormas keagamaan, ponpes, dan MUI dapat bersama mengawal implementasinya,” ujarnya.

Peringatan HSN 2026 bertema “Santri Menguatkan Negeri Menuju Indonesia Emas” ini juga dimaknai sebagai pengingat Resolusi Jihad KH Hasyim Asy’ari 22 Oktober 1945. (DBS)

Dilaporkan oleh : Pimpinan Redaksi