Dampingi Gubernur, Bupati Ela Tinjau Kebakaran Way Kambas: Gerak Cepat Kendalikan Api

| π•Ώπ–Šπ–—π–Žπ–’π–†π–π–†π–˜π–Žπ– π•΅π–†π–‰π–Ž π•»π–Šπ–’π–‡π–†π–ˆπ–† π•Ύπ–Šπ–™π–Žπ–†.

Bagikan berita ini :
Listen to this article

LAMPUNG TIMUR(THE NET 24) – Pemerintah Kabupaten Lampung Timur bergerak cepat menangani kebakaran yang terjadi di kawasan Taman Nasional Way Kambas (TNWK), wilayah Desa Braja Luhur.

Bupati Lampung Timur, Ela Siti Nuryamah, mendampingi Gubernur Lampung meninjau langsung lokasi kebakaran untuk memastikan upaya pemadaman berjalan maksimal.

Peninjauan tersebut turut dihadiri Kepala BPBD Lampung Timur, Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Kepala Dinas Ketahanan Pangan, jajaran Kodim, Kelompok Tani Hutan (KTH), Kepala Desa Braja Luhur, serta anggota Pramuka yang ikut membantu penanganan di lapangan.

Bupati Ela Siti Nuryamah mengatakan, Pemkab bersama Pemprov Lampung terus berkoordinasi dengan seluruh pihak agar kebakaran segera dikendalikan dan tidak meluas.

β€œKita berupaya bergerak cepat dan berkoordinasi dengan semua pihak agar api tidak menjalar dan melebar ke mana-mana. Salah satunya dengan memastikan ketersediaan alat pemadam, termasuk alkon, mencukupi,” ujar Ela.

Peninjauan langsung bersama Gubernur Lampung menjadi bentuk gerak cepat pemerintah melihat kondisi di lapangan sekaligus memastikan langkah penanganan dilakukan secara terpadu.

Bahkan Bupati dan Gubernur sempat menggunakan perahu untuk menjangkau lokasi. Kondisi medan berupa rawa dan tidak bisa dilalui kendaraan pemadam membuat proses pemadaman harus menggunakan metode khusus.

Salah satu penggerak masyarakat, Sujarwo, menjelaskan sekitar 10 unit alkon telah dikerahkan ke dalam kawasan untuk membantu memadamkan api.

β€œDi dalam kawasan sudah ada sekitar 10 alkon yang dikerahkan untuk pemadaman. Karena mobil pemadam tidak bisa masuk ke lokasi, maka alat yang bisa dibawa dan digunakan di lapangan menjadi sangat penting,” jelas Sujarwo.

Selain alkon, petugas dan masyarakat juga menggunakan metode tradisional β€œgepyokan”, yakni memukul titik api dengan kayu dan peralatan sederhana untuk menghentikan rambatan.

Kebakaran pertama kali terlihat sekitar pukul 08.30 WIB. Api membakar area padang ilalang dengan perkiraan luasan terdampak sekitar 3 kilometer. Rambatan api bahkan sudah mencapai arah Desa Braja Kencana.

Cuaca panas dan angin kencang membuat api cepat merambat di vegetasi kering. Namun berkat gerak cepat petugas, pemerintah, aparat, KTH, Pramuka, dan masyarakat, api akhirnya berhasil dikendalikan sehingga potensi penyebaran lebih luas dapat diminimalkan.

Dalam kesempatan itu, Gubernur Lampung mengarahkan agar penanganan dilakukan secara terkoordinasi, mengutamakan keselamatan petugas, dan terus memantau titik yang berpotensi kembali terbakar.

Pemkab Lampung Timur mengimbau masyarakat ikut menjaga kawasan hutan dan lingkungan, terutama saat musim kemarau ketika lahan dan rerumputan sangat mudah terbakar.

Kolaborasi antara pemerintah, aparat, masyarakat, KTH dan relawan menjadi kunci. Dengan kerja bersama dan respons cepat, diharapkan kebakaran segera tuntas dan kawasan Way Kambas tetap terjaga dari ancaman kebakaran lebih luas. (Red)

Dilaporkan oleh : Pimpinan Redaksi