LAMPUNG TIMUR – (THE NET 24) – Bupati Lampung Timur Ela Siti Nuryamah meninjau langsung desain pengembangan Rest Area Labuhan Ratu VI yang direncanakan menjadi kawasan wisata terpadu penunjang Taman Nasional Way Kambas, Jumat 5/6/2026.
Peninjauan turut dihadiri jajaran OPD, Forkopimcam Labuhan Ratu, serta tim perancang dari Mamostudio Jakarta selaku konsultan desain kawasan.
Dalam pemaparannya, Rest Area Labuhan Ratu VI tidak hanya dirancang sebagai tempat singgah wisatawan. Kawasan ini akan dikembangkan menjadi destinasi wisata keluarga yang terintegrasi dengan zona penyangga Taman Nasional Way Kambas.
Sejumlah fasilitas yang direncanakan: area parkir representatif, ruang ramah anak, museum edukasi, Jembatan Cinta, pusat UMKM, ruang terbuka publik, serta berbagai wahana dan spot wisata. Fasilitas itu diharapkan mampu menarik wisatawan lokal maupun luar daerah.
Bupati Ela menegaskan pengembangan kawasan harus memberi dampak nyata bagi masyarakat Lampung Timur, terutama peningkatan ekonomi dan penciptaan peluang usaha baru.
“Kita ingin masyarakat Lampung Timur tidak hanya jadi penonton. Kehadiran Way Kambas harus mampu memberi manfaat ekonomi bagi masyarakat sekitar, buka peluang usaha, dan tingkatkan kesejahteraan warga,” ujar Ela.
Menurutnya, Rest Area Labuhan Ratu VI dapat jadi pintu gerbang wisata yang memperkuat daya tarik Way Kambas sekaligus memperpanjang lama kunjungan wisatawan di Lampung Timur.
Selain dorong sektor pariwisata, pengembangan kawasan juga diharapkan tarik investasi, ciptakan lapangan kerja baru, tingkatkan aktivitas ekonomi masyarakat, serta dongkrak Pendapatan Asli Daerah (PAD).
Meski begitu, Ela menekankan seluruh proses pengembangan harus tetap perhatikan aspek lingkungan dan konservasi. Kawasan ini berada di sekitar habitat gajah yang jadi ikon Way Kambas.
“Kita ingin pembangunan berjalan beriringan dengan pelestarian lingkungan. Pengembangan wisata ini harus tetap dukung keberlangsungan habitat gajah dan ekosistem Way Kambas,” tegasnya.
Pemkab Lampung Timur berharap Rest Area Labuhan Ratu VI jadi proyek strategis daerah yang akselerasi pertumbuhan pariwisata sekaligus perkuat posisi Lampung Timur sebagai destinasi unggulan di Provinsi Lampung.
Langkah itu sejalan dengan visi pembangunan daerah: mewujudkan Lampung Timur yang maju, berdaya saing, dan punya sektor pariwisata sebagai penggerak ekonomi masyarakat. (DBS)