LAMPUNG TIMUR – (THE NET 24) –Β Bupati Lampung Timur Ela Siti Nuryamah resmi membuka Pencanangan dan Sosialisasi Sensus Ekonomi 2026 di Aula Rumah Dinas Bupati, Rabu 13/5/2026.
Kegiatan ini menjadi langkah awal Pemkab Lamtim dalam memperkuat perencanaan pembangunan berbasis data yang akurat dan mutakhir.
Dalam sambutannya, Bupati Ela menegaskan Sensus Ekonomi 2026 bukan sekadar agenda rutin, melainkan fondasi penting untuk penyusunan kebijakan yang tepat sasaran dan berdampak langsung bagi masyarakat serta pelaku usaha.
βSensus ekonomi ini menjadi momentum penting untuk memperkuat basis data daerah. Dengan data yang akurat, kebijakan yang diambil diharapkan benar-benar tepat sasaran dan memberi dampak nyata,β ujar Ela di hadapan peserta dari unsur OPD, camat, BPS, hingga pelaku usaha.
Ela menyebut Lamtim saat ini tengah bertransformasi dari sektor primer menuju sektor sekunder dan tersier. Perubahan itu, kata dia, membutuhkan peta ekonomi yang jelas agar daerah mampu meningkatkan daya saing dan mempercepat pertumbuhan ekonomi.
Melalui sensus ini, pemerintah akan mendapat gambaran menyeluruh tentang jumlah dan sebaran usaha, kondisi tenaga kerja, distribusi kegiatan ekonomi di tiap kecamatan, hingga potensi dan kendala UMKM.
Data tersebut akan menjadi dasar perumusan strategi pengembangan UMKM, penarikan investasi sesuai potensi lokal, serta penciptaan lapangan kerja baru yang berkelanjutan.
βKita akan mengetahui sektor mana yang perlu didorong, mana yang membutuhkan intervensi, dan di mana peluang investasi berada. Ini menjadi kompas pembangunan Lampung Timur untuk lima tahun ke depan,β tegasnya.
BPS Lampung Timur selaku pelaksana teknis memaparkan metode pendataan langsung ke lapangan. Petugas sensus akan dibekali identitas resmi dan menjamin kerahasiaan data responden.
Di akhir kegiatan, Ela mengajak seluruh elemen masyarakat mendukung Sensus Ekonomi 2026 demi pembangunan daerah yang lebih terarah dan berdaya saing.
βMari kita dukung bersama program ini. Dengan data yang akurat, kita wujudkan Lampung Timur yang sejahtera dan berdaya saing,β pungkasnya.
Sensus Ekonomi 2026 dilaksanakan serentak di seluruh Indonesia. Di Lampung Timur, pendataan lapangan dijadwalkan berlangsung beberapa bulan ke depan dengan target menjangkau 100 per
sen pelaku usaha. (DBS)