SMSI Kukuhkan Pokja Newsroom Jaga Desa Lampung, Jadi Mitra Kawal Dana Desa

| 𝕿𝖊𝖗𝖎𝖒𝖆𝖐𝖆𝖘𝖎𝖍 𝕵𝖆𝖉𝖎 𝕻𝖊𝖒𝖇𝖆𝖈𝖆 𝕾𝖊𝖙𝖎𝖆.

Bagikan berita ini :
Listen to this article

BANDAR LAMPUNG(THE NET 24) – Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) menggelar Pelantikan dan Pengukuhan Pokja Newsroom Jaga Desa tingkat Provinsi Lampung dan Kabupaten/Kota di Yunna Hotel Lampung, Kamis (16/7/2026).

Kegiatan ini merupakan bagian dari kolaborasi Kejaksaan Agung RI, Asosiasi Badan Permusyawaratan Desa Nasional (Abpednas), dan SMSI dalam mendukung tata kelola pemerintahan desa yang transparan, akuntabel, dan bebas dari penyimpangan hukum.

Program Pokja Newsroom Jaga Desa bertujuan memberikan pendampingan, pengawalan, serta literasi hukum kepada aparatur desa dalam mengelola dana desa dan aset desa sesuai peraturan perundang-undangan. Program ini juga menjadi implementasi dari Program Jaksa Garda Desa (Jaga Desa) yang diinisiasi Kejaksaan Agung RI.

Pelantikan Pokja Newsroom Jaga Desa tingkat Provinsi Lampung dilakukan langsung oleh Ketua Umum SMSI Pusat, Firdaus. Sementara pelantikan tingkat kabupaten/kota dipimpin oleh Ketua SMSI Provinsi Lampung, Donny Irawan, SE.

*Sistem Terintegrasi dari Pusat hingga Desa*
Ketua Umum SMSI Pusat Firdaus mengatakan, Pokja Newsroom Jaga Desa dibangun melalui sistem jejaring terintegrasi dari pusat hingga daerah. Tujuannya agar setiap persoalan di desa dapat segera diketahui dan dicarikan solusi sebelum berkembang menjadi persoalan hukum.

“Alurnya nanti ada Newsroom Pusat, ada koordinator Pokja Newsroom di tingkat provinsi, kemudian di tingkat kabupaten/kota. Di setiap kabupaten cukup satu orang koordinator. Program ini dibentuk untuk mengurai berbagai persoalan di tingkat desa agar tidak sampai masuk ke ranah hukum,” ujar Firdaus.

Ia menambahkan, seluruh informasi dan persoalan di desa akan terhubung ke sistem nasional melalui jejaring Pokja Newsroom Jaga Desa yang tersebar di seluruh Indonesia.

“Program yang dibentuk Kejaksaan Agung ini memberikan penekanan pada pengelolaan aset-aset negara yang berada di desa agar dikelola secara efektif sesuai peruntukan dan aturan yang berlaku,” katanya.

Firdaus menegaskan program ini hadir sebagai langkah preventif mencegah penyimpangan dana desa maupun aset desa.
“Program ini hadir untuk mencegah penyimpangan dan tindak pidana korupsi, sekaligus memastikan program pembangunan berjalan akuntabel dan tepat sasaran. Ini terintegrasi dengan program Jamintel Kejaksaan Agung RI dan SMSI menjadi bagian dalam program itu melalui pembentukan Pokja Newsroom,” tegasnya.

*Jadi Mitra Strategis Pemerintah dan Kejaksaan*
Ketua SMSI Provinsi Lampung, Donny Irawan, berharap pengurus Pokja yang baru dikukuhkan mampu menjadi jembatan informasi sekaligus mitra pemerintah dan Kejaksaan dalam mengawal pembangunan desa.

“Kami berharap Pokja Newsroom Jaga Desa Provinsi Lampung mampu menjadi wadah kolaborasi antara media, Kejaksaan, pemerintah daerah, dan pemerintah desa. Kehadiran pokja ini bukan untuk mencari kesalahan, tetapi memberikan edukasi, pendampingan, serta membangun kesadaran hukum agar tata kelola desa semakin baik,” ujar Donny.

Ia mengajak seluruh pengurus menjalankan tugas secara profesional dan menjaga independensi dalam menyampaikan informasi.
“Mari kita jadikan Pokja Newsroom Jaga Desa sebagai mitra strategis dalam mengawal pembangunan desa melalui pemberitaan yang objektif, edukatif, dan berpihak pada kepentingan masyarakat,” tambahnya.

*Dukungan Pemprov Lampung*
Mewakili Pemerintah Provinsi Lampung, Kepala Dinas Kominfotik Provinsi Lampung, Ganjar Jationo, menyampaikan apresiasi atas terbentuknya Pokja Newsroom Jaga Desa di Lampung.

“Kami berharap Pokja Newsroom Jaga Desa mampu menjadi mitra strategis Pemerintah Provinsi Lampung dalam mendukung program Gubernur yang saat ini fokus menjadikan desa sebagai pusat pertumbuhan ekonomi melalui swasembada pangan. Sinergi pemerintah, Kejaksaan, dan media menjadi modal penting agar pembangunan desa berjalan lebih transparan dan tepat sasaran,” kata Ganjar.

Ganjar menjelaskan, Pemprov Lampung saat ini mendorong hilirisasi desa melalui Program Desaku Maju, termasuk pembagian Pupuk Hayati Cair (PHC) gratis, penguatan pengolahan gabah, singkong, karet, dan kopi, penyediaan mesin pengering, hingga penggunaan drone untuk penyemprotan pupuk.

“Dengan penguatan ekonomi desa dan tata kelola pemerintahan yang baik, kami optimistis kesejahteraan petani dan masyarakat desa akan terus meningkat. Karena itu kami menyambut baik kehadiran Pokja Newsroom Jaga Desa sebagai bagian dari pengawasan partisipatif,” ujarnya.

Turut hadir Ketua Umum SMSI Pusat Firdaus, Ketua SMSI Provinsi Lampung Donny Irawan, SE, Kepala Dinas Kominfotik Provinsi Lampung Ganjar Jationo, perwakilan Kejaksaan Tinggi Lampung, serta para pengurus Pokja Newsroom Jaga Desa tingkat provinsi dan kabupaten/kota se-Lampung. (DBS)

Dilaporkan oleh : Pimpinan Redaksi